Sebut saja Udin dan Amir. Kedua
pemuda ini tumbuh seperti anak-anak seusianya. Dalam hal semangat, keduanya
hampir memiliki kesamaan yaitu sama-sama mempunyai hasrat ingin sukses. Namun
mereka mempunyai cara-cara yang berbeda dalam meraih suksesnya. Ketika dalam
belajar disebutkan bahwa hanya orang yang bekerja keraslah yang akan meraih
kesuksesan hidup di dunia maka keduanya menyimpan motto tersebut dalam memori
dan mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Udin dan Amir mencoba
menerapkan konsep kerja keras nya itu. Kedua pemuda ini mulai mengawali perjalanan
hidupnya dengan bekerja menjadi karyawan seorang pengrajin besi. Keduanya
bekerja di tempat yang berbeda-beda mengingat bos nya memiliki banyak cabang.
Upahnya perhari sesuai dengan besi yang berhasil ia tempa menjadi sebuah barang
seperti pisau, golok, atau cangkul.
Kamis, 21 Februari 2013
Jumat, 11 Januari 2013
Bebaskan Lapas dari Narkoba, Ditjen PAS Canangkan Getting to Zero Halinar
Jumat, 11/01/2013 07:32 WIB
Bebaskan Lapas dari Narkoba, Ditjen PAS
Canangkan Getting to Zero Halinar
Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta - Ditjen Pemasyarakatan
Kemenkum HAM bertekad membebaskan seluruh rutan dan lapas di Indonesia dari
pengaruh narkoba dan praktik pungutan liar. Upaya itu diwujudkan melalui apel
siaga program 'Getting to Zero Halinar' (HP, pungli, narkoba) yang dicanangkan
hari ini secara serentak seluruh Indonesia.
"Kita ingin bebaskan rutan
dan lapas seluruh Indonesia dari Handphone, pungutan liar dan narkoba. Juga
bebas dari HIV/AIDS. Ini juga keinginan masyarakat, ujar Humas Ditjen
Pemasyarakatan Kemenkum HAM, Akbar Hadi Prabowo, saat dihubungi detikcom, Jumat
(11/1/2013).
Akbar mengatakan pelaksanaan apel
akan serentak dimulai pukul 08.30 WIB. Di tingkat nasional, pelaksanaan apel
akan dipusatkan di lapas kelas I narkotika Cipinang. Dalam apel siaga ini,
pejabat Ditjen Pemasyarakatan akan hadir. Sedangkan di daerah, pelaksanaan apel
akan dilakukan di lapas di ibukota provinsi.
Akbar berharap, program ini
mendapat dukungan luas dari masyarakat agar seluruh rutan dan lapas di
Indonesia benar-benar bersih dari handphone, pungutan liar, narkoba (halinar),
dan HIV/AIDS.
Akbar juga mengatakan usai apel
siaga, seluruh pejabat, petugas dan warga binaan akan melaksanakan doa bersama.
"Intinya komitmen atau upaya
kita untuk memerangi narkoba akan selalu kita gaungkan, gelorakan agar lapas
dan rutan bersih dari halinar," pungkas Akbar.
sumber :
http://m.detik.com/news/read/2013/01/11/073256/2139170/10/bebaskan-lapas-dari-narkoba-ditjen-pas-canangkan-getting-to-zero-halinar
Jumat, 28 Desember 2012
PERSIAPAN REUNI AKIP XXXIX PART 1
Reuni Akbar AKADEMI ILMU
PEMASYARAKATAN ANGKATAN XXXIX akan segera dilaksanakan. Pengurus Ikatan (IKA) AKIP
XXXIX beberapa perwakilan tiap angkatan telah memilih Ketua Umum beserta
sekertaris. Namun Panitia bukan hanya itu
, karena pelaksanaan Reuni AKIP ini dilaksanakan di daerah Jadebotabek , maka
panitia awal akan dibantu oleh alumni AKIP XXXIX Jadebotabek dan Cianjur untuk mensukseskan acara Akbar AKIP
XXXIX
Fahmi Rezatya S, Amd.IP, SH, MH Sebagai
ketua panitia membentuk Koordinator Wilayah seluruh Indonesia
berikut ini nama-nama korwil yang
mungkin bisa membantu mengkoordinir teman-teman yang ada di daerahnya untuk
terselanggaranya reuni angkatan XXXIX:
1. Rian Firmansyah, Amd.IP, SH(aceh)
2. Eben Haezer Depari, Amd.IP,
SH, MH (medan)
3. Sidik Widianto, Amd.IP, SH (jambi)
4. Pamuji SAmd.IP, SH (bengkulu)
5. Rina Setiari Amd.IP, SH
(palembang)
6. Bayu Nurindra Amd.IP, SH (padang)
7. Panelista S Amd.IP (lampung)
8. Adi Purwata Amd.IP (babel)
9. Nimrot Sihotang, Amd.IP, SH ,
MH (batam)
10. Imam Fahmi Amd.IP, S.Sos(martapura)
11. Ahmad Harnadi Amd.IP, SH
(balik papan)
12. Asril Yasin Amd.IP, SH (samarinda)
13. Ilham Amd.IP, SH (makassar)
14. Hari Kurniawan Amd.IP, SH
(bali)
15. 16. Andi Oloan Amd.IP, SH (NTB)
16. Dodi Wijaya Amd.IP, SH (jabar)
17. Edi Sutisno, Amd.IP, SH (jateng)
18. Reza Aulia K Amd.IP, SH (jogja)
19. Leksono Novan S Amd.IP, SH (jatim)
sementara ini nama-nama yang
menjabat sebagai Korwil yang bertanggung jawab untuk kelancaran reuni angkatan
XXXIX, dan mohon koordinasinya langsung dengan saya untuk kepastian kehadiran
teman-teman yang ingin mengikuti acara reuni angkatan XXXIX
APA ITU AKIP ?
AKADEMI ILMU PEMASYARAKATAN
( A K I P )
Jalan Raya Gandul, Limo, Depok 16512 Telepon / Faximile: (021) 7545096
SEJARAH AKIP
Bermula dari pidato penganugrahan gelar doctor honoris causa Menteri Kehakiman RI Sahardjo SH, tanggal 5 juli 1963. Ide Pemasyarakatan bergulir, yang ditindak lanjuti dengan konperensi dinas Djawatan kepenjaraan di Lembang Bandung 27 April 1964, maka sejak itulah sistem kepenjaraan berubah menjadi Sistem Pemasyarakatan. Untuk mengaktualisasikan sistem tersebut, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor : 270/164 tanggal 24 Oktober 1964 didirikanlah Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) ,sebagai Kawah Candradimuka kader-kader Pemasyarakatan.
TUGAS POKOK
“Melaksanakan pendidikan pada jalur pendidikan professional program Diploma III yang ditujukan pada keahliaan khusus di bidang Pemasyarakatan”
VISI
“Terpercaya dalam mempersiapkan kader pemasyarakatan yang berkwalitas”
MISI
“Melaksanakan pendidikan terhadap taruna agar menjadi kader pemasyarakatan yang berkemampuan professional, memiliki kematangan intelektual & dilandasi dengan integritas moral yang tinggi”
FALSAFAH PENDIDIKAN
“Catur Utama Karya Siaga”
Catur utama:
Adalah kebulatan dari tiga kesaktian dan satu kebaktian utama yaitu; Tanggon dalam kepribadian, Tanggap dalam pengetahuan, Trengginas dalam jasmani dan Welas asih dalam bertindak
Karya siaga:
Yang berarti siap bekerja dengan berlandaskan pada tiga kesaktian dan satu kebaktian utama
AZAS PENDIDIKAN
“Tri Dharma Karya Dhika”
Yang berarti
Dharma I
DHARMAJNANA BHAKTIBerarti jiwa pengabdian yang tinggi
Dharma II
DHARMA KARYA BHAKTIBerarti berprofesi/berkemampuan yang tinggi
Dharma III
DHARMA MADANA BHAKTIBerarti jiwa kasih sayang terhadap sesamaDHARMAJNANA BHAKTI
Motto :
TIADA HARI TANPA BELAJAR
Menjadikan hari ini lebih baik dari pada hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini
PESERTA DIDIK
Sebutan bagi peserta didik Akademi Ilmu Pemasyarakatan adalah Taruna/Taruni, yaitu pemuda- pemudi yang berasal dari seluruh Indonesia yang telah memenuhi syarat-syarat menjadi calon Taruna/I dan lulus test. Pelamar yang diterima menjadi Calon Taruna/Taruni Akademi Ilmu Pemasyarakatan setiap tahunnya dibatasi sebanyak 53 orang laki-laki & 12 orang perempuan, dan secara otomatis statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan golongan kepangkatan II/a dengan terlebih dahulu diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Taruna/I Akademi Ilmu Pemasyarakatan dikarenakan statusnya sebagai PNS berhak mendapatkan gaji 100% selama masa pendidikan.
( A K I P )
Jalan Raya Gandul, Limo, Depok 16512 Telepon / Faximile: (021) 7545096
SEJARAH AKIP
Bermula dari pidato penganugrahan gelar doctor honoris causa Menteri Kehakiman RI Sahardjo SH, tanggal 5 juli 1963. Ide Pemasyarakatan bergulir, yang ditindak lanjuti dengan konperensi dinas Djawatan kepenjaraan di Lembang Bandung 27 April 1964, maka sejak itulah sistem kepenjaraan berubah menjadi Sistem Pemasyarakatan. Untuk mengaktualisasikan sistem tersebut, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor : 270/164 tanggal 24 Oktober 1964 didirikanlah Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) ,sebagai Kawah Candradimuka kader-kader Pemasyarakatan.
TUGAS POKOK
“Melaksanakan pendidikan pada jalur pendidikan professional program Diploma III yang ditujukan pada keahliaan khusus di bidang Pemasyarakatan”
VISI
“Terpercaya dalam mempersiapkan kader pemasyarakatan yang berkwalitas”
MISI
“Melaksanakan pendidikan terhadap taruna agar menjadi kader pemasyarakatan yang berkemampuan professional, memiliki kematangan intelektual & dilandasi dengan integritas moral yang tinggi”
FALSAFAH PENDIDIKAN
“Catur Utama Karya Siaga”
Catur utama:
Adalah kebulatan dari tiga kesaktian dan satu kebaktian utama yaitu; Tanggon dalam kepribadian, Tanggap dalam pengetahuan, Trengginas dalam jasmani dan Welas asih dalam bertindak
Karya siaga:
Yang berarti siap bekerja dengan berlandaskan pada tiga kesaktian dan satu kebaktian utama
AZAS PENDIDIKAN
“Tri Dharma Karya Dhika”
Yang berarti
Dharma I
DHARMAJNANA BHAKTIBerarti jiwa pengabdian yang tinggi
Dharma II
DHARMA KARYA BHAKTIBerarti berprofesi/berkemampuan yang tinggi
Dharma III
DHARMA MADANA BHAKTIBerarti jiwa kasih sayang terhadap sesamaDHARMAJNANA BHAKTI
Motto :
TIADA HARI TANPA BELAJAR
Menjadikan hari ini lebih baik dari pada hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini
PESERTA DIDIK
Sebutan bagi peserta didik Akademi Ilmu Pemasyarakatan adalah Taruna/Taruni, yaitu pemuda- pemudi yang berasal dari seluruh Indonesia yang telah memenuhi syarat-syarat menjadi calon Taruna/I dan lulus test. Pelamar yang diterima menjadi Calon Taruna/Taruni Akademi Ilmu Pemasyarakatan setiap tahunnya dibatasi sebanyak 53 orang laki-laki & 12 orang perempuan, dan secara otomatis statusnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan golongan kepangkatan II/a dengan terlebih dahulu diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Taruna/I Akademi Ilmu Pemasyarakatan dikarenakan statusnya sebagai PNS berhak mendapatkan gaji 100% selama masa pendidikan.
Senin, 12 Maret 2012
Langganan:
Postingan (Atom)




