Minggu, 10 Maret 2013

Acara Reuni Alumni AKIP XXXIX Berlangsung Meriah

Bogor 10/03/13 Acara SIlaturahmi / Reuni Alumni AKIP XXXIX di Villa Andarun jln. bumi citeko,bogor berlangsung meriah, dengan di hadiri lebih dari 30 Orang dengan membawa keluarga dan anak anaknya.

Acara yang dipandu Mc Nova Roza Marpaung ini dimulai jam 07.00 malam dengan diiringi terlebih dahulu alunan orgen tunggal setempat, dilanjutkan dengan kata sambutan ketua Panitia Fahmi Rezatya S yang antara lain memaparkan latar belakang diadakannya acara ini antara lain untuk mempererat silaturahmi dan Laporan keuangan serta Proggres kedepan Alumni AKIP XXXIX

Acara dilanjutkan oleh Saudara Eko Ariwibowo yang menyampaikan beberapa hal secara teknis pelaksanaan Reuni Alumni AKIP XXXIX Part 2 yang rencana nya akan dilaksanakan pada 3 tahun yang akan dating di Jawa Timur.

Setelah pembahasan yang cukup lama dilanjutkan dengan menonton bersama video kenangan Alumni AKIP XXXIX pada waktu masa pendidikan. Ada kenangan terlintas kembali waktu menonton video itu. Sehingga sorak sorak ramai teriakan Alumni AKIP XXXIX waktu menontonnya.
Acara dilanjutkan dengan hiburan orgen tunggal diaman setiap Alumni AKIP XXXIX menyanyikan lagu hingga tengah malam. (dav) 


Kamis, 07 Maret 2013

Latar Belakang berdirinya Akademi Ilmu Pemasyarakatan


Berdasarkan 2 (dua ) peristiwa di bidang Hukum Nasional :
1. Tanggal 5 JULI 1963 
Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa kpd SAHARJO, SH, Menteri Kehakiman menyatakan bahwa, pemasyarakatan adalah Tujuan pidana penjara ditetapkan menjadi penyuluh bagi petugas dalam memperlakukan narapidana
2. Tanggal 27 April 1964
yakni dimulainya Konferensi Nasional Kepenjaraan di Lembang Bandung menetapkan :
Perubahan sistem perlakuan terhadap narapidana di Indonesia dari sistem kepenjaraan ke Sistem Pemasyarakatan
Pemasyarakatan bukan hanya sekedar tujuan pidana penjara, melainkan sebagai suatu proses yang bertujuan pemulihan kesatuan kembali hubungan (integritas/integriteit) kehidupan dan penghidupan, yang terjalin antara individu terpidana dan masyarakat, menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Dalam rangka misi pemasyarakatan seterusnya, maka secepat mungkin didirikan Akademi Ilmu Pemasyarakatan.
sumber : AKIP

Kamis, 21 Februari 2013

DUA SAHABAT


Sebut saja Udin dan Amir. Kedua pemuda ini tumbuh seperti anak-anak seusianya. Dalam hal semangat, keduanya hampir memiliki kesamaan yaitu sama-sama mempunyai hasrat ingin sukses. Namun mereka mempunyai cara-cara yang berbeda dalam meraih suksesnya. Ketika dalam belajar disebutkan bahwa hanya orang yang bekerja keraslah yang akan meraih kesuksesan hidup di dunia maka keduanya menyimpan motto tersebut dalam memori dan mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Udin dan Amir mencoba menerapkan konsep kerja keras nya itu. Kedua pemuda ini mulai mengawali perjalanan hidupnya dengan bekerja menjadi karyawan seorang pengrajin besi. Keduanya bekerja di tempat yang berbeda-beda mengingat bos nya memiliki banyak cabang. Upahnya perhari sesuai dengan besi yang berhasil ia tempa menjadi sebuah barang seperti pisau, golok, atau cangkul.

Jumat, 11 Januari 2013

Bebaskan Lapas dari Narkoba, Ditjen PAS Canangkan Getting to Zero Halinar


Jumat, 11/01/2013 07:32 WIB   
Bebaskan Lapas dari Narkoba, Ditjen PAS Canangkan Getting to Zero Halinar
Ramdhan Muhaimin - detikNews     

Jakarta - Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM bertekad membebaskan seluruh rutan dan lapas di Indonesia dari pengaruh narkoba dan praktik pungutan liar. Upaya itu diwujudkan melalui apel siaga program 'Getting to Zero Halinar' (HP, pungli, narkoba) yang dicanangkan hari ini secara serentak seluruh Indonesia.

"Kita ingin bebaskan rutan dan lapas seluruh Indonesia dari Handphone, pungutan liar dan narkoba. Juga bebas dari HIV/AIDS. Ini juga keinginan masyarakat, ujar Humas Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM, Akbar Hadi Prabowo, saat dihubungi detikcom, Jumat (11/1/2013).

Akbar mengatakan pelaksanaan apel akan serentak dimulai pukul 08.30 WIB. Di tingkat nasional, pelaksanaan apel akan dipusatkan di lapas kelas I narkotika Cipinang. Dalam apel siaga ini, pejabat Ditjen Pemasyarakatan akan hadir. Sedangkan di daerah, pelaksanaan apel akan dilakukan di lapas di ibukota provinsi.

Akbar berharap, program ini mendapat dukungan luas dari masyarakat agar seluruh rutan dan lapas di Indonesia benar-benar bersih dari handphone, pungutan liar, narkoba (halinar), dan HIV/AIDS.

Akbar juga mengatakan usai apel siaga, seluruh pejabat, petugas dan warga binaan akan melaksanakan doa bersama.

"Intinya komitmen atau upaya kita untuk memerangi narkoba akan selalu kita gaungkan, gelorakan agar lapas dan rutan bersih dari halinar," pungkas Akbar.

sumber : http://m.detik.com/news/read/2013/01/11/073256/2139170/10/bebaskan-lapas-dari-narkoba-ditjen-pas-canangkan-getting-to-zero-halinar